CeRpEn

SINGKATNYA HIDUP QWU

ini adalah hari ke- 7 leysya menyandang status barunya. leysya adalah gadis 16 tahun yang baru duduk di bangku SMA. kini selain menyandang status pelajar Ley juga menyandang status sebagai penderita Leukimia. ley harus menerima semua kenyataaan yang pahit ini tanpa didampinngi ole seseorang yang dia sayang. termasuk orang tua Ley sendiri. kedua orang tua Ley berada di luar kota untuk menyelesaikan urusan pekerjaannya masing masing. di rumahnya hanya ada pembantunya yaitu Bi Inah. Ley berusaha untuk tidak sedih di hadapan Bi Inah, karena ia sadar itu akan membuat Bi Inah menjadi bertanya- tanya.
seminggu sudah Ley menangisi akn keadaanya sekarang, bi inah pun menjadi bingung mengapa Ley mengurung diri terus di dalam kamar. Ley berusaha untuk menyembunyikan kesedihannya dan mau keluar rumah. ley memutuskan untuk kembali masuk sekolah. pada pagi yang cerah, ley bamengawali harinya dengan senyuman.
di sekolah , rindy, cika, rara menanti kedatangannya ley,,
rindy :" ley mana seh?"
cika :" iya neh mana tu anak? berangkat gagh seh?"
rara :" ya berangkat lah masa enggak seh?"
rindy :" gue kan khawatir ma dia."
rara :" khawatir kenapa?"
cika :"udah lah jangan berlebihan, ley pasti baek" aza ko"'. mendingan kita masuk kelas."
rara :"tunggu ley_nya di kelas aza"
cika :"yuch".
mereka pergi ke kelas, dan menunggu ley sambil bergurau. tak begitu lama, ley pun masuk kelas.
rindy:" ley..., gimana kabar?" dengan mendekati lesya.
ley :" baik,,"
rara :" gue bilang juga apa,"
ley :" emang ada apa seh?"
cika :" gini loh ley, rindi tu dari tadi khawatir banget ma loe."
ley :" khawatir kenapa?"
rara:" tau nih anak!"
bel masuk pun berbunyi. semua siswa belajar. matahari pun beranjak naik keatas kepala. jam pulang pun berbunyi. seluruh siswa- siswi pergi meninggalkan kelas. ketika ley berjalan, tiba-tiba terdengar suara "Ley...." ketika menoleh kebelakang ternyata rindy, cika, dan rara memanggil leysya.
cika:" ley loe mo ikut kita gag?, nonton?"
ley:" nonton?. kaya'nya gue gag ikut deh, couz gue harus bantuin bi inah.maaf yah gue ga' ikut, mungkin laen kali, itu juga law kalian masih mau ngajak gue ."
cika:" ouw kalau gitu seh ga apa- apa, pastilah gue mo ajak loe lagi."
rindi:" ley sebenarnya loe tu kenapa?"
ley:" gue ga apa- apa."
rara:" rindi, cepetan!!, ley duluan ea."

ley tidak langsung pulang, dia pergi menuju rumah sakit untuk mengecek apakah benar ia menderita leukimia. berjam- jam ley menunggu hasil lab.
akhirnya sekian lama menunggu hasil lab pun keluar juga. ley merasa cemas dan rasanya tak sanggup untuk melihat hasil lab tersebut.
betepa kagetnya ley ketika ia melihbat hasil labnya yang menyatakan ley positif mengidap penyakit leukimia.ley berusaha menahan air matanya dan berusaha menenangkan hatinya. ley pun memutuskan untuk pulang dan berusaha menutupi kesedihannya di depan bi inah.ley pulang hingga malam , di rumah bi inah khawatir menenti kedatangan ley. ley pun tiba di rumahnya. sesampainya di rumah, ley langsung menuju kamarnya dan langsung tidur.

8 bulan kemudian....

ley melupakan semua kesedihannya karena penyakitnya, kini ia lebih memfokuskan pada sekolahnya. jadwal sekolah ley yang bertambah padet membuat ley melupakan sedikit demi sedikit penyakitnya. hingga pada suatu hari, ketika mereka sedang belajar bersama tiba - tiba tanpa tersadar dari hidung ley menetes darah. begitu sadar dari hidungnya menetes darah, ley langsung pergi membersihkannya. rindi yang mengetahui kejadian tersebut merasa khawatir kepada temannya yang satu itu. setelah selesai membersihkannya, ley langsung menjelaskan kepada teman - temannya bahwa darah yang keluar dari hidungnya adalah darah mimisan. temen - temannya pun percaya begitu saja.

1 bulan kemudian,,,,

Disekolah ley, ada siswa baru pindahan dari bogor. namanya leo. siswa tersebut menjadi rebutan banyak cewe' di sekolah ini. dan diketahui bahwa cowo' keren tersebut satu kelas dengan ley. dan yang lebih menyenangkan lagi, tempat duduk cowo' itu bersebelahan dengan ley.
ketika sedang belajar, ley melirik ke cowo' tersebut, ley berfikir dan melamun :" leo cakep juga, atlet basket lagi, dan otaknya lumayan encer, senyumnya manis. seandainya......"
tiba - tiba tetesan darah jatuh ke tangannya. ley langsung mengusapnya dan berlari menuju keluar. tak begitu lama, ley kembali dan langsung duduk kembali. tiba - tiba leo bertanya
leo:" dari mana ley?"
ley:"dari belakang."
leo:" ow....."
merekapun melanjutkan tugas. ley kembali melihat leo, " leo ganteng banget seh, senyumnya,,," sambil senyum - senyum.
leo:" ley,,, ley,,,,,."
ley tersadar dari lamunannya.
leo:" ley,,ley,,,"
ley:" kamu,,,,"
leo:" loe kenapa?"
ley:" ga papa,, emang ada apa?"
leo:" aneh banget seh kamu,,"
ley:" aneh kenapa, q punya salah sama kamu yah?"
leo:" ley , bukan begitu, loe tadi ngelamun yah?"
ley:" mmm......"
leo:" loe tu tadi ngelihatin gue aza, gue panggil- panggil ga denger- denger, gue kira loe budeg." sambil ketawa
ley:" enak aza gue ga budeg,,"
leo:" iya...iay... becanda,,,,,,,he,,,he,,, emang loe lagi ngelamunin apaan seh? hayo,,, ngelamunin gue yach, gue gantengkan?"
ley:" udah az becanda melulu."
leo:" dari pada loe, ngelamun aza, ngelamunin gue tuch,,,,,"
ley:" eh pede banget loh"
leo:" biarin,,,"
ley merasa malu ketahuan ngelihatin leo. ley mulai belajar kembali. sekarang giliran leo yang ngelihatin ley yang sedang belajar. " ley cantik juga, pinter, lucu,n,,,," tiba tiba leo melihat darah di hidung ley. leo langsung,,
leo:" ley,,"
ley melihat ke leo
ley:" ada apa?"
leo:" ada seseuatu di hidung kamu, bentar gue ambil,,"
ley:" apaan seh?"
leo:" ley,,, ini apa,,,,?"
ley:" apaan ?"
leo:" se,,perti,,, darah ley."
ley langsung mengusapnya dan ley langsung lari keluar kelas. bel pulang pun berbunyi. semua siswa langsung pulang. ketika ley kembali ke kelas, ternyata leo sudah tidak ada di kelas. ketika ley berjalan pulang, tiba tiba leo memanggil dia dan
leo:" loe kenapa?"
ley:" ga apa apa, gue pulang dulu yah"
keesokan harinya,,,
ketika ley sedang duduk mengerjakan PR, tiba - tiba leo datang dan ikut nimbrung bersama ley untuk mengerjakan PR.
hari demi hari ley jalani dengan penuh semangat

1 bulan kemudian.....
ley terjatuh dan tak sadarkan diri, awalnya bi inah mengira ley hanya kecapean saja. tapi setelah 3 hari ley tak kunjung siuman, bi inah pun merasa cemas dan segera membawa ley ke rumah sakit, satu minggu lamanya ley koma, orang tua ley pun datang dan langsung bertany apakah sakit yang di derita oleh anak kesayangannya. betapa kagetnya orangtua ley ketika mendengar anaknya mengidap penyakit leukimia stadium 3. mengapa ley tidak pernah bercerita tentang penyakitnya. teman - temannya pun menjenguk ley, leo pun tak ketinggaln, meraka semua kaget mengapa ley tidak menceritakan penyakitnya kepada kami. seminggu kemudian ley sadar dari koma, ley meminta maaf kepada orang tua, dan teman- temannya, ley mau berbicara dengan leo, setah selesai berbicara dengan leo, ley beristrirahat dan pada pukul 00:00 ley menghembuskan nafas terakhirnya.....
OUW,,,,, betapa singkatnya hidup ley,,,,,,,,,,