TIPS MENGHEMAT AIR

Tips menghemat air untuk menyiram tanaman

Bagi yang mempunyai banyak tanaman di rumah, biasanya saat memasuki musim kemarau akan mengalami kesulitan mendapatkan air untuk menyiram tanaman. Pada saat itu, air bersih yang ada harus diprioritaskan untuk keperluan rumah tangga, seperti masak dan minum. Belum lagi untuk mandi dan mencuci...

Lalu, adakah cara mudah agar tanaman kita tidak layu dan mati di saat musim kemarau?

Coba simak tips menghemat air yang digunakan khusus untuk menyiram tanaman:

  1. Tampunglah air bekas cucian sayuran atau buah-buahan di ember untuk menyiram tanaman
  2. Tanaman hias hendaknya ditanam di pot dan di bawahnya di beri alas seperti piring untuk menampung tetesan air dari dalam pot agar bisa digunakan kembali
  3. Tanamlah sayuran menggunakan sistem bertingkat, sehingga sisa air siraman untuk pot di bagian atas bisa mengalir ke bawah, pot bagian bawah
  4. Buatlah bak untuk menampung air hujan. Bisa juga menggunakan ember
  5. Sisa minuman ataupun kuah sayur yang tidak berbau, saringlah di sebuah ember dan pergunakan untuk menyiram tanaman

TEH HIJAU

Teh Hijau Sebagai Tanaman Obat untuk Terapi Acne

Teh hijau telah lama bermanfaat dalam pengobatan Cina tradisional, antara lain untuk pengobatan akne.

Alasan utama bahwa teh hijau efektif untuk terapi akne adalah karena teh hijau sangat kaya antioksi dan terutama epigallocatechin gallate dengan aktivitas antioksi dan 200 kali lebih kuat dibanding vitamin E dalam melawan radikal bebas.

Maka dengan banyak minum teh hijau, dapat membantu membersihkan tubuh dari toksin dan mempertahankan struktur sel yang sehat.

Selain dapat melawan bakteri, penelitian menunjukkan bahwa teh hijau dapat membantu mengurangi kemerahan, inflamasi, dan aktivitas hormon. Oleh karena itu teh hijau dapat mempercepat penyembuhan dan membantu mencegah timbulnya akne, yang sering disebabkan oleh perubahan aktivitas hormonal.

Untuk terapi akne, teh hijau dapat diminum, dapat pula berupa pil (ekstrak teh hijau), atau dalam sediaan krim topikal. Selain itu, dengan menempatkan sekantong teh hangat pada lesi akne di wajah, dapat menarik keluar toksin dan memicu penyembuhan lebih cepat.

Sejauh ini, metode yang paling populer adalah dengan meminum teh hijau. Namun jika penggunaan teh hijau dimaksudkan untuk terapi akne, maka dibutuhkan dosis yang lebih tinggi. Untuk hasil yang dramatis, banyak regimen yang merekomendasikan minum sebanyak 8 gelas teh hijau setiap hari sampai kulit bersih. Paling efektif jika minuman teh hijaunya baru dibuat dan bebas gula. Pengawet dan gula akan menetralisir banyak manfaat dari teh hijau.

Sebagai pil, teh hijau mirip dengan vitamin untuk akne yang berfokus pada detoksifikasi kulit melalui aktivitas antioksidan. Kelemahannya, cara ini tidak bekerja sebaik teh hijau yang diminum karena nutrisi lebih banyak diserap dengan mudah bila berbentuk cairan dibanding pil.

Menurut hasil studi saat ini yang dipresentasikan oleh Dr. Jennifer Gan-Wong dalam pertemuan tahunan the American Academy of Dermatology 2003, suatu krim topikal dengan ekstrak teh hijau 3% memberikan hasil yang sama dengan larutan yang mengandung benzoil peroxide 4%.

Studi tersebut dilakukan secara acak dan buta ganda terhadap 108 subyek yang dibagi menjadi 2 kelompok di mana satu kelompok mendapat krim benzoil peroxide 2 kali sehari selama 12 minggu dan kelompok yang lain mendapat krim ekstrak teh hijau 2 kali sehari selama 12 minggu juga. Kemudian dilakukan pemeriksaan dan pengambilan foto oleh dokter kulit setiap minggu.

Hasilnya menunjukkan bahwa tampaknya krim teh hijau mempercerah warna kulit pasien dan memperbaiki keseluruhan penampakan wajah pasien. Terapi teh hijau mungkin disukai konsumen karena anggapan bahwa produk alami kurang toksik dan mempunyai efek samping yang lebih sedikit dibanding produk obat yang lain.

Data preliminer menunjukkan bahwa krim ekstrak teh hijau menyebabkan lebih sedikit efek samping dibanding benzoil peroxide.

Oleh karena itu, teh hijau tampaknya sangat efektif sebagai terapi tanpa menyebabkan kekeringan dan iritasi kulit yang secara umum sering terjadi pada penggunaan benzoil peroxide.

Namun, kelemahannya dibanding dengan teh hijau yang diminum, efek terapi topikal terbatas hanya pada area yang diaplikasikan, dan tidak meliputi efek hormonal yang dapat membantu menghindari atau paling tidak mengurangi intensitas timbulnya akne di masa yang akan datang.

CALADIUM

Caladium atau dikenal dengan sebutan keladi merupakan tanaman keluarga Araceae yang menawarkan corak warna daun yang amat mempesona. Ada yang berwarna dominan putih, pink, merah, kuning, atau bahkan paduan dari aneka warna.

ANTHURIUM

Anthurium adalah tanaman hias tropis, memiliki daya tarik tinggi sebagai penghias ruangan. Ada dua jenis Anthurium, yaitu Anthurium daun, dan Anthurium bunga. Keduanya sama-sama cantik. Anthurium daun berwarna hijau segar, dan bisa bertahan lama. Motifnya sangat banyak, ada yang bergelombang, berwarna hitam, berbentuk mirip daun sawi, atau keris.

AGLAONEMA

Keindahan Aglaonema bukan terletak pada bunganya, namun warna dan corak daun yang memikat. Dikenal sebagai "Sri Rejeki" atau "Chinese Evergreen" merupakan tanaman hias populer dari suku talas-talasan atau Araceae. Genus Aglaonema memiliki sekitar 30 spesies.

ADENIUM

Adenium atau dikenal dengan sebutan kamboja jepang. Adenium memikat para penggemar tanaman hias karena variasi warna bunganya kaya dan indah. Ditambah lagi bentuk akarnya yang membesar bila telah tua. Inilah yang membuat sosoknya jadi unik dan mirip bonsai.

kaktus

Kaktus adalah jenih tumbuhan yang dapat bertahan hidup digurun atau tanah yang gersang dengan persediaan air tanah yang minim..Bagaimana kaktus dapat bertahan hidup..??Jenis-jenis Kaktus :Kaktus memiliki banyak jenis diantaranya adalah sebagai berikut….Cara Pengembangbiakan Kaktus :Tidak sulit untuk memperbanyak tumbuhan yang satu ini salahsatu cara yang paling mudah adalah dengan…Cara Menanam dan Merawat kaktus :Kaktus merupakan tanaman yang kuat dan mudah dikembangbiakkan jadi cara menanamnya pun tidaklah sulit…